Dapatkan Jutaan Rupiah dengan Jual-Beli Bitcoin

Saturday, 11 April 2015

Venus dan Kantung Semar,Sang Tumbuhan Pemakan Serangga


Tahu kan tumbuhan venus yang menjebak mangsanya yaitu serangga dengan mengatupkan sejenis daun yang lebih mirip dengan mulut.Di alam tidak semua tumbuhan dapat memenuhi semua kebutuhan unsur makanan yang diperlukan melalui akar. Tumbuhan seperti apakah itu? Dengan cara apa tumbuhan tersebut mendapatkan makanan selain melalui akar?Tumbuhan yang mengalami hal tersebut adalah tumbuhan Kantong Semar dan tumbuhan Kejora (Venus). Kedua tumbuhan tersebut tidak dapat mencukupi kebutuhan nitrogen. Keadaan tanah tempat tinggalnya sangat kekurangan unsur nitrogen. Untuk memenuhinya, Kantong Semar dan Kejora menangkap serangga. Serangga mengandung banyak nitrogen.Cara yang dilakukan, yaitu dengan menghasilkan cairan pada bagian daun untuk menarik perhatian serangga. Pada Kantong Semar, serangga akan masuk ke dalam kantong dan terperangkap di dalamnya. Bagian dalam daun mengandung lapisan mirip lilin sehingga serangga terpeleset. Adapun pada tumbuhan Kejora serangga yang hinggap dan menyentuh “lengan daun” akan terperangkap karena daun akan menutup dengan cepat. Kemudian, serangga tersebut akan dicerna oleh cairan yang dihasilkan daun.

Keberadaan dari kedua tumbuhan ini sekarang sudah mulai sulit dijumpai di alam karena banyak yang menjadikannya tanaman hias.

Thursday, 9 April 2015

Aneh Hutan di Dalam Air




Umumnya hutan terletak di daratan seperti juga pengertiannya Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, yang dimaksud dengan  hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya,  yang satu dengan yang lainnya tidak dapat dipisahkan nah tetapi ada juga lho hutan yang terdapat dalam air,hutan apakah itu?.

Kaindy bukanlah danau biasa. Terletak di pelosok Pegunungan Tian Shan, Kazakhstan, danau jernih ini berisikan hutan mati yang dahan dan daunnya masih awet sampai sekarang. Aneh tapi nyata!

Semuanya berawal pada 1911, saat gempa bumi melanda Kazakhstan. Hal itu menyebabkan longsor dan menimbulkan cekungan di salah satu bagian Pegunungan Tian Shan. Cekungan tersebut kemudian diisi oleh air hujan, sehingga menjadi danau yang utuh sampai sekarang.

Mengutip Kazakhstan Discovery, Kamis (6/2/2014), bagian dasar Danau Kaindy dipenuhi pohon cemara, sama seperti lanskap di sekelilingnya. Karena tak ada aliran air, danau ini sangat jernih meski kedalamannya mencapai 30 meter.

Meski letaknya cukup terpencil yakni 280 Km dari Almaty, tak sedikit wisatawan yang berkunjung dan melihat sendiri keunikan ini. Danau sepanjang 400 meter ini berwarna biru kehijauan, menjadi habitat ikan trout dan fauna liar di sekelilingnya.

Waktu paling baik untuk berkunjung adalah akhir musim semi hingga awal musim gugur. Anda akan suka berjalan-jalan di sekeliling danau, memetik raspberry dan strawberry yang tumbuh liar di sana.

Namun bagi para penyelam, Danau Kaindy menyuguhkan panorama tak biasa. Pohon-pohon cemara yang masih utuh di bawah air membuat suasana seperti bukan di Bumi.
                             

Wednesday, 8 April 2015

Proyek Hutan Sahara,Pengubahan Gurun Pasir Menjadi Oasis




Pernah tidak membayangkan padang pasir yang sangat luas dan panas,tentu saja mustahil ditemukan air disana,ada sebuah solusi yaitu proyek hutan sahara,sebuah proyek besar dan inovatif yang pastinya akan membuat perubahan di bumi.Gurun yang panas dan gersang akan diubah menjadi oasis yang subur menakjubkan bukan?

Pada tahun 2008, sebuah proposal Sahara Forest Project, sebuah solusi berkesinambungan luar biasa bagi kelangkaan sumber daya yang akan mengubah padang gurun Sahara menjadi sumber makanan, air, dan energi. Norwegia dan Yordania baru-baru ini menanda tangani kesepakatan untuk pengembangan sistem perintis Sahara Forest Project di sejengkal lahan di kawasan pantai di Yordania. Kelompok ini juga akan melakukan sejumlah penelitian di Yordania, dengan dukungan finansial dari otoritas Norwegia


Lokasi ujicoba yang dipilih adalah lahan seluas 200 ribu meter persegi di Aqaba, sebuah kota pesisir di selatan Yordania, dekat dengan pantai Laut Merah. Perjanjian ini juga mengamankan sebuah lahan tambahan seluas 2 juta meter persegi untuk ekspansi berikutnya. Sahara Forest Project menggabungkan Concentrated Solar Power (CSP) dan rumah kaca air laut untuk menyediakan energi terbaharui dan solusi agrikultural berkesinambungan dalam jumlah besar, pada dasarnya mengubah salah satu lingkungan paling tidak ramah menjadi oasis yang subur


Rumah kaca air laut menggunakan tenaga surya untuk mengubah air laut menjadi air segar yang kemudian digunakan untuk menyirami sayuran dan ganggang segar (untuk menyerap CO2). CSP menyediakan energi untuk menghidupkan seluruh operasi. CSP menggunakan ribuan cermin untuk mengarahkan cahaya matahari ke sebuah pemanas air, memanaskannya sampai suhu 1000 Fahrenheit lebih. Pemanas ini memproduksi uap, yang menggerakkan sebuah turbin untuk menciptakan energi


Sahara Forest Project diciptakan oleh arsitek biomimikri Michael Pawlyn, desainer rumah kaca air laut Charlie Paton, dan insinyur struktur Bill Watts. Pada tahun 2009, trio ini bergabung dengan Bellona, sebuah NGO lingkungan internasional yang berbasis di Norwegia, dan mempresentasikan proposal mereka di COP15 pada bulan Desember 2009. Umpan balik positif membawa lebih banyak presentasi, termasuk satu presentasi di Oslo Juni tahun lalu, dihadiri oleh Yang Mulia Raja Abdullah II dari Yordania. Raja begitu terkesan dengan proyek ini sampai dia mengundang tim SFP ke Yordania pada bulan Oktober untuk mendiskusikan studi kelayakan yang membuka pintu untuk kesepakatan ini

Tim SFP akan melakukan penelitian mendalam tahun ini dan mengembangkan sebuah pusat demonstrasi pada tahun 2012. Pengembangan komersil mungkin akan dimulai pada tahun 2015. Menurut tim ini, fasilitas-fasilitas seperti di Aqaba memiliki potensi yang besar yang menguntungkan lingkungan. Mereka bisa mengurangi masalah kekurangan makanan dan air, menghasilkan biofuel tanpa bersaing dengan produksi pangan, dan berkontribusi untuk usaha penghijauan di area-area padang gurun. Ditambah produksi tumbuh-tumbuhan akan menyerap karbon dioksida dan mengurangi konsentrasi CO2 di atmosfir.

Menakjubkan memang tentu saja hal tersebut akan sangat mengurangi pemanasan global semoga proyek ini segera berhasil.

Monday, 6 April 2015

Apa Yang Sudah Kamu Berikan Kepada Alam?




Alam sudah memberikan banyak hal terhadap kita mulai dari air yang berlimpah ruah,oksigen yang banyak pula tanpa harus membayar,Bayangkan kalau setiap oksigen yang kita hirup dibayar dengan uang bahkan mungkin orang terkaya di dunia seperti bill gates pun tidak dapat hidup dalam 1 minggu.Lalu apa yang sudah kita berikan terhadap alam? Mungkin jawaban yang paling tepat adalah kerusakan benar sekali,kita manusia hanya bisa merusak alam yang sudah memberikan segalanya terhadap kita.

Lalu apa yang harus kita lakukan? Berilah timbal balik terhadap alam karena alam tidak bisa menjaga dirinya sendiri,dengan tidak merusak hutan dan menanam pohon saja itu lebih dari cukup.Tapi hal sesederhana itu rasanya sangat susah dilakukan oleh kita manusia.Tragis memang alam menjaga kita dengan segala yang kita punya tetapi kita dengan seenaknya merusaknya.Kendaraan bermotor yang semakin membludak memperparah keadaan bumi saat ini,berilah timbal balik terhadap alam dengan kegiatan kecil.

Sebenarnya perbaikan alam itu sendiri dapat dimulai dari diri kita jangan mengandalkan pemerintah karena belum tentu pemerintah memikirkan hal tersebut.Disini saya tidak menyalahkan pemerintah karena memang pemerintah tidak pernah salah.Terus siapa yang patut dipersalahkan? Jawabannya adalah orang yang membaca pertanyaan tersebut.Yaps benar sekali kita semualah yang salah bukan hanya orang yang merusak hutan dan lingkungan yang patut dipersalahkan,kita yang tahu tetapi hanya bisa diam pun juda patut dipersalahkan.Perusakan alam seperti reklamasi teluk benoa bali  patutnya kita perjuangkan demi kelangsungan hidup kita dan anak cucu kita.Untungnya dalam reklamasi teluk benoa bali  masih banyak yang memperjuangkannya dengann gerakan bali tolak reklamasi.

Bayangkan keadaan buumi beberapa tahun mendatang apabila hal ini terus berlanjut,oleh karena itu ayo semuanya kita jaga alam kita.Sudah saatnya kita berbalas budi kepada alam.

Saturday, 4 April 2015

Tanpa Pohon Apakah Bisa Hidup?



Terkadang kita tidak berfikir terhadap kehidupan pohon,padahal sebenarnya pohon tersebutlah yang memberikan kita sumber makanan selama ini,bagaimana bisa?.
Pohon selain melakukan pernapasan (respirasi) dengan menyerap oksigen (O2) dan mengeluarkan karbondioksida (CO2) juga melakukan proses fotosintesis, yaitu proses pembentukan atau produksi karbohidrat dengan menyatukan air dan karbondioksida pada jaringan

Thursday, 2 April 2015

Hutan dan Apa Yang Ada di Dalamnya




Apa itu hutan?, Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, yang dimaksud dengan  hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya,  yang satu dengan yang lainnya tidak dapat dipisahkan.
Di dalam hutan tidak hanya terdapat pohon dan satwa saja,tetapi

Wednesday, 1 April 2015

The Criminal Student,Sejarah,Profil dan Eksistensi


The Criminal Student adalah band dari angkatan 4 SMK Kehutanan Negeri Kadipaten,band ini sangat menakjubkan di rancah SMK Kehutanan Negeri Kadipaten .Eksistensinya memang tidak perlu dipertanyakan lagi,The Criminal Student memulai debutnya